oleh

AWDI Kabupaten Muara Enim Kutuk Kekerasan Terhadap Wartawan.

MUARA ENIM, ENIMTV – Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum security perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Nusa Wana Raya (NWR) Pelalawan Riau terhadap wartawan, sangatlah tidak pantas untuk dilakukan. Pada saat kejadian, wartawan tersebut sedang menjalankan tugas peliputan di Desa Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, Sabtu (8/2/2020).

Berita kekerasan terhadap wartawan yang dikutip dari pemberitaan Media Detak Indonesia pada Rabu (5/2/2020), oknum anggota security merampas peralatan wartawan (kamera), melakukan kekerasan berupa pengeroyokan terhadap wartawan MMCtv Pekanbaru Indra Yoserizal.

Baca juga:  Presiden Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Lebak
Ketua PAC AWDI Muara Enim Rudiansyah

Dalam hal ini, ketua DPC Asosiasi Wartawan Demokarasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Muara Enim saat ditemui awak media Khatulistiwa di kediamannya mengatakan, “Saya mengutuk keras tindak kekerasan yang dilakukan terhadap wartawan, khususnya tindak kekerasan yang dilakukan oknum security terhadap saudara kita wartawan MMCtv Pekanbaru Indra Yoserizal. Hal ini tidak bisa dibiarkan, dan tidak cukup dengan kata maaf, ini harus diproses secara hukum karena wartawan dalam menjalankan tugas peliputan dilindungi UU,” katanya dengan sedikit emosi.

Baca juga:  AWDI Muara Enim Bantu Korban Kebakaran Pasar Bawah Lahat

“Menghalang-halangi tugas wartawan, merampas peralatan wartawan, diancam pidana 2 tahun dan denda Rp500 juta sesuai UU Pokok Pers No. 40/1999. Juga pengeroyokan KUHP Pasal 170 dengan ancaman pidana 5 tahun,” tambahnya.

“Pelaku tindak kekerasaan harus diberi efek jera, jangan bertindak semaunya apalagi kepada wartawan yang lagi menjalankan tugas,” tutup ketua DPC AWDI Kabupaten Muara Enim. (Gusti)

Baca juga:  Lahat Masuki Zona Hijau, Cik Ujang: Jangan Terlena dan Tetap Patuhi Prokes

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *