Atasi Kemacetan di Simpang Belimbing, Plt Bupati Muara Enim Siapkan Jalan Alternatif

Berita, Daerah402 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Kemacetan panjang yang kerap terjadi di perlintasan sebidang kereta api Simpang Belimbing menjadi perhatian khusus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah.

Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu menginisasi penggunaan jalan aset PT Pertamina (Persero) sepanjang 7,66 km sebagai jalan alternatif pemecah kemacetan.

Plt Bupati Muara Enim menggelar rapat konsolidasi penjajakan perjanjian kerja sama dengan Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Syafei Syafri, Asisten Manager Production Operator PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field Bonus Yogassana, dan Manager Bisnis & Planning Dept. PT Shenhua Guohua Lion Power Indonesia (SGLPI) PLTU Sumsel I Tuan Sujia, di Kota Palembang, Sabtu (27/05/2023).

Baca juga:  Tak Hanya Gaji THR & Gaji 13, ASN Pemkab Muara Enim Bakal Terima TPP THR & TPP 13

Dalam pertemuan ini, Plt Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Yulius menyampaikan niatnya untuk memanfaatkan jalan operasional perusahaan menjadi jalan alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Untuk itu, dirinya mengundang para pihak perusahaan sehingga dapat bersama mempersiapkan hal teknis maupun administratif legalitas dalam pemanfaatan dan peningkatan jalan yang rencananya akan dianggarkan melalui APBD-P 2023 tersebut.

Baca juga:  Belum Maksimal di Porprov XIV, Cabor Arung Jeram Muara Enim Ucap Permohonan Maaf

“Sembari menunggu pembangunan jembatan layang yang mungkin baru dapat terealisasi beberapa tahun mendatang, maka diperlukan solusi yang lebih cepat untuk mengurai kemacetan di persimpangan tersebut,” ujar Kaffah.

Sementara itu, Kepala Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel maupun Asisten Manager PT. Pertamina Asset 2 Limau Field serta Manager Bisnis PT. SLGPI Sumsel I menyambut baik rencana ini.

Baca juga:  Ikuti Festival Literasi Sumsel, Pemkab Muara Enim Angkat Budaya Tunggu Tubang

“Selama pemerintah daerah dapat menjamin keamanan maupun aktivitas operasional perusahaan, maka kegiatan tersebut akan didukung total,” jelasnya.

Tim survei gabungan direncanakan pada 5 Juni mendatang akan turun ke lapangan, sehingga diharapkan pengerjaan dapat segera dilaksanakan. (Aal/Prokopim-ME)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *