oleh

SMSI OKU Selatan Kutuk Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Anggota Kompas Ranau

OKU SELATAN, ENIMTV – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Selatan mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap 5 orang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Kompas Ranau usai menghadiri audiensi dan rapat di Komisi III di DPRD OKU Selatan, Senin (26/12/2022).

Penyerangan diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal di Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BP-RRT) kabupaten OKU Selatan sekira pukul 18.30 WIB.

Baca juga:  KLHK Alokasikan Rp 1,01 Triliun Bantu Masyarakat dan Petani Hutan Terdampak Covid-19

“Itu tindakan brutal dan melanggar hukum juga HAM. Perbuatan pelaku merupakan tindakan kriminal dan harus diusut tuntas,” ungkap Ketua SMSI OKU Selatan Sri Fitriyana, Selasa (27/12/2022).

Lebih lanjut, Ayik, sapaan akrab Sri, berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Menurutnya, kekerasan dan kriminalitas tidak boleh dibiarkan, karena negara telah mengatur undang-undang untuk melindungi warga negaranya.

“Jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh dilukai dengan cara-cara yang tidak beradab. Saya kira ini tidak boleh terulang lagi dan hal-hal seperti itu tidak dibenarkan, negara kita ini negara hukum,” jelasnya.

Baca juga:  Update 13 Juni 2020: Kasus COVID-19 di Indonesia Bertambah 1.014, Pasien Sembuh 563, Meninggal 43

Adanya insiden ini, Ayik meminta kepada rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi di OKU Selatan tetap semangat dalam menjalankan roda organisasi dengan memperhatikan kaidah dan peraturan yang berlaku.

“Setiap kekerasan itu kriminal dan urusannya dengan hukum. Jadi tetap semangat bekerja untuk semua rekan-rekan wartawan, ormas dan LSM yang ada di Kabupaten OKU Selatan,” tegasnya

Baca juga:  PTBA Beri Dukungan untuk Sektor Pariwisata Nasional

Selain itu, Ketua SMSI OKU Selatan juga mengingatkan agar rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati dalam beraktivitas.

“Pasca kejadian ini, kita harus tetap waspada dan menjaga keselamatan diri dalam menjalankan tugas agar terhindar dari kejahatan yang mengintai,” tutupnya. (SMSI OKU Selatan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *