oleh

Gunakan Helikopter, BNPB Distribusikan Bantuan Logistik Pascagempa M 6,2 Sulbar ke Empat Kecamatan

JAKARTA, ENIMTV – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pendistribusian bantuan logistik berupa 270 dus mie instan, 15 dus air mineral dan 5 bal selimut melalui perjalanan udara menggunakan helikopter ke Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Minggu (17/1/2021).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati mengatakan, bantuan logistik untuk penanganan pascagempa M 6,2 di Provinsi Sulawesi Barat ini telah didistribusikan dari Posko Bandara Tampa Padang, Mamuju ke Kantor Camat Malunda, Kantor Camat Ulumanda dan Tubosendang, Kabupaten Majene serta Kecamatan Takandeang, Kabupaten Mamuju.

Baca juga:  Pemerintah Kaji Penerapan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Bantuan logistik yang dibagikan pada empat kecamatan tersebut antara lain, Kecamatan Malunda 70 dus mie instan dan 5 dus air mineral, Kecamatan Ulumanda 70 dus mie instan dan 5 dus air mineral, Kecamatan Tubosendang 70 dus mie instan dan 5 dus air mineral. dan Kecamatan Takandeang 60 dus mie instan dan 5 bal selimut.

Baca juga:  Angin Puting Beliung Terjadi di Perairan Waduk Gajahmungkur, Kondisi Aman Terkendali

“Selanjutnya pendistribusian bantuan logistik via udara akan dilakukan ke beberapa desa di Kabupaten Majene, yaitu Desa Onang Selatan, Desa Kabiran, Desa Tandeallo dan Desa Sukamuyu pada Senin (18/1),” kata Raditya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/1).

Selain itu, dijelaskan Raditya, BNPB telah menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan Gempa Bumi Sulawesi Barat sebesar Rp4 miliar pada Sabtu (16/1).

“Bantuan tersebut diserahkan sebesar Rp2 miliar untuk Provinsi Sulbar dan masing-masing Rp1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene,” jelasnya.

Baca juga:  BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bahaya Hidrometeorologi Akibat Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

BNPB juga telah mendistribusikan bantuan logistik berupa 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *