MUARA ENIM, ENIMTV – Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 (Virus Corona), Pemkab Muara Enim sedang menyiapkan program untuk membantu masyarakat menengah kebawah (Miskin) untuk bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi saat ini.
Tugas pemerintah tidak hanya berfokus pada tindakan pencegahan medisnya saja seperti penyemprotan disinfektan. Dampak lemahnya perekonomian masyarakat, dampak sosial, dan mencukupi kebutuhan pangan juga menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun di daerah.
Hal itu diungkapkan oleh Plt. Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H. saat diskusi bersama awak media pada Jumat (3/4/2020).di rumah dinasnya.
“Siap gak siap, kita harus siap. Jangankan masyarakat miskin, bila perlu seluruh masyarakat kita tanggung (cover) seluruh kebutuhan pokoknya apabila nanti benar-benar terjadi darurat ketahanan pangan dalam menghadapi Lock Down yang harus memaksa seluruh masyarakat harus berdiam diri di rumahnya (Stay at Home),” ungkapnya.
“Karena kalau tidak kita tanggung, masyarakat bisa terkena penyakit yang lebih mengerikan lagi yaitu Busung Lapar/kelaparan. Oleh karena itu pemerintah pasti bertanggung jawab atas kondisi yang sedang dialami oleh rakyatnya,” tambahnya.
Plt. Bupati juga menjelaskan bahwa, sudah seminggu ini Pemkab Muara Enim sedang menyiapkan dan menyusun anggaran untuk menanggulangi dampak dari Covid-19 ini. Bahkan sebagian besar anggaran rutin telah banyak dipangkas dan dialihkan ke program penanggulangan Covid-19.
“Yang sudah pasti kita sudah punya 168 ton beras yang siap digunakan atau dibagikan ke masyarakat. Kemudian, untuk lebih dari itu seperti seperti sembako lainnya bahkan bantuan santunan kepada masyarakat miskin akan diumumkan dalam waktu dekat,” jelas Juarsah.
“Hari ini juga bersama Mendagri lagi kita rapatkan melalui Vidcon, detailnya nanti segera kita umumkan.” tutup Plt. Bupati Muara Enim. (Hendi)








