8 Bulan Laporan Belum Ditindaklanjuti, Korban RD Lapor ke Sekretariat PWI Sumsel

Berita, Sumsel16 views

PALEMBANG, ENIMTV – RD korban perkosaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Rambai MS Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan mendatangi kantor Sekretariat PWI Sumsel yang beralamat di Jalan Supeno Palembang Provinsi Sumatera Selatan pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2024 guna memohon kepada Ketua PWI Sumsel untuk membantu RD mendapatkan keadilan.

RD menceritakan semua kronologi kejadian yang terjadi pada hari RD kehilangan kesuciannya yang membuat Ketua PWI Sumsel Kurnaidi, S.T. bersimpati kepada RD, dikarenakan lambannya penanganan kasus RD yang sekarang sudah berjalan 9 bulan.

Baca juga:  Sinergi Pemkab dan Polres Muara Enim, Plt Bupati Kaffah Beri Nilai A Plus

Ketua PWI Sumsel Kurnaidi mengatakan bahwa, “Karena ini masalah sosial maka harus dibantu dan kita serahkan kepada LBH PWI Sumsel untuk ditindaklanjuti,” ujar Kurnaidi ST.

Alangkah memalukan seorang Pejabat Desa Rambai MS yang telah berlaku tidak senonoh kepada pegawainya, bagaimana akan menjadi contoh bagi para generasi yang akan datang kalau sudah ada contoh yang tidak baik.

Baca juga:  Perkembangan Covid-19 di Kab. Lahat: 6 Orang Meninggal, 35 Orang Sembuh

LBH PWI Sumsel Dicky Irawan, S.H., M.H. mengatakan, “Tindak pidana dugaan Perkosaan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUHP”.

Lanjutny, “Kami telah mendatangi Polrestabes Palembang dan kami diterima oleh Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah, menurut Kasat Reskrim menunggu rekomendasi dari Wasidik Polda Sumsel terkait kasus tersebut”.

Baca juga:  Kapolri: Penanganan Kejahatan Transnasional Perlu Keterlibatkan Seluruh Aparatur Penegak Hukum

Bagi seorang perempuan yang harkat martabatnya direndahkan oleh oknum Kepala Desa Rambai MS sepertinya tumpul ke atas tajam ke bawah, di sinilah kita sama-sama untuk melihat bagaimana proses kasus RD ini berjalan dari sekian bulan belum ada proses yang maksimal. (SMSI Sumsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *