Soft Launching MPP Muara Enim, 291 Layanan Terpadu Siap Beroperasi

Berita, Daerah66 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Muara Enim secara resmi Soft Launching pada Jumat (14/7/2023). Soft Launching tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muara Enim Shofyan Aripanca menjelaskan bahwa, rendahnya kualitas pelayanan publik merupakan salah satu sorotan yang diarahkan kepada birokrasi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sistem prosedur pelayanan yang berbelit-belit, profesionalisme SDM yang masih rendah, ketidakpastian waktu dan biaya mengakibatkan pelayanan di Indonesia identik dengan high cost economy (ekonomi biaya tinggi),” jelas Shofyan.

Shofyan menerangkan, begitu banyaknya permasalahan dalam pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah, maka sangat perlu dilakukan suatu perubahan atau reformasi melalui perbaikan pelayanan publik.

“Inilah kerangka mendasar yang harus diramu dalam tata cara yang berorientasi pada hasil dan menjawab kebutuhan mendasar bagi masyarakat sehingga lahir generasi Pelayanan Publik Terpadu, lalu generasi kedua bernama Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Mal Pelayanan Publik (MPP) adalah generasi ketiga yang lebih progresif memadukan pelayanan dari Pemerintah Pusat, Daerah, BUMD maupun swasta,” terangnya.

Mal Pelayanan Publik yang selanjutnya disebut MPP menurut Perpres Nomor 89 Tahun 2021 dan Permen PANRB Nomor 92 Tahun 2021 adalah pengintegrasian Pelayanan Publik yang diberikan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, BUMD, serta swasta secara terpadu pada 1 (satu) tempat sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan dan keamanan pelayanan.

“Selain itu, tujuan kehadiran penyelenggaraan MPP adalah mengintegrasikan pelayanan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, keamanan dan meningkatkan daya saing dan kemudahan berusaha. Prinsip yang dianut dalam Mal Pelayanan Publik yaitu keterpaduan, berdayaguna, koordinasi, akuntabilitas, aksebilitas dan kenyamanan,” ujar Shofyan.

Baca juga:  Pembangunan Plaza Saringan Dimulai, Ditargetkan Rampung 6 Bulan Mendatang

Dalam kesempatan ini, Shofyan menyampaikan bahwa, OPD Daerah, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Dan BUMS yang bergabung dalam MPP sementara ini berjumlah 24 gerai/tenan, dengan  layanan sebanyak 291.

Adapun fasilitas sarana dan prasarana yang ada di dalam Mal Pelayanan Publik dengan rincian sebagai berikut:
gerai/tenan berjumlah 28 gerai/tenan dengan kelengkapan 2 kursi kerja, 2 kursi layanan, PC dan Printer, meja kerja, Wi-Fi 100 Mbps.

Selanjutanya, ada Investment Lounge, Ruang Laktasi, Ruang Pelayanan Mandiri dan Fotokopi, Pojok Baca, Area Bermain Anak, Ruang Rapat Umum, ATM Center, Smoking Area, Toilet, Ruang Tempat Sholat, Tempat Berwudhu, Kafetaria dan Fasilitas sarana prasarana lainnya.

Shofyan mengungkapkan bahwa, gedung MPP ini semula adalah eks gedung kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muara Enim, yang kemudian direhab dan dialihfungsikan menjadi Gedung MPP.

“Gedung ini direhab pada 2019 dan baru terlaksana pada 2021-2022, serta mulai ditempati oleh DPMPTSP pada sekitar November 2022,” ungkapnya.

Shofyan menuturkan bahwa, Soft Launching ini dilaksanakan karena masih perlu dievaluasi sarana prasana pendukung.

“Setelah sarana dan prasarana lengkap, maka kita akan mengadakan Grand Launching, rencana kami akan dihadiri oleh Gubernur Sumsel beserta Bupati/Wali Kota se-Sumsel, serta mengundang Menteri PANRB untuk meresmikan Gedung MPP, karena kita sebagai untuk tingkat kabupaten Insya Allah kita masih terdepan dari kabupaten-kabupaten lainnya di Sumsel,” tuturnya.

Shofyan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Muara Enim serta jajaran Pemkab dan DPRD, atas dukungannya sehingga dapat terwujudnya MPP di Kabupaten Muara Enim.

Baca juga:  HPN 2023: Bupati Batubara Zahir Dukung Ekspedisi Toba SMSI

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada OPD Teknis, Dinas/Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, BUMS yang tergabung dalam penyelengaraan pelayanan di MPP ini serta semua pihak atas dukungan serta partisipasinya sehingga terwujudnya MPP di Bumi Serasan Sekundang yang kita cintai ini,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah menyampaikan rasa syukur dan bangga, karena pada Jumat yang barokah ini Mal Pelayanan Publik Kabupaten Muara Enim secara resmi dioperasionalkan.

“Mudah-mudahan ini awal yang baik untuk menjadikan pelayanan dasar bagi masyarakat di Kabupaten Muara Enim menjadi yang terbaik dan terdepan di Sumatera Selatan, atas izin Allah tentunya dan atas kerja keras kita semua,” ujar Plt Bupati.

Plt Bupati menjabarkan paling tidak ada 3 hal yang menjadi perhatian dalam Soft Launching Mal Pelayanan Publik Muara Enim ini.

“Pertama, bahwa 3 kali transformasi status pelayanan di dalam kesejarahan Republik Indonesia ini sampai pada titik akhir itu Mal disebut, kata kuncinya terpadu, mengapa? terpadu itu artinya dari segala penjuru, artinya tidak hanya pelayanan dasar dari pemerintah, tapi juga dari lintas sektoral yang harus berada dalam satu gedung, itulah kenapa Mal namanya, di sana harus ada pelayanan perizinan yang berbentuk pemerintahan daerah, Dukcapil dan lain sebagainya, tapi juga ada lintas sektoral di sana, pelayanan kepolisian SIM lain dan sebagainya, ada juga Bank, perbankan dan lain sebagainya, ada juga pelayanan ketenagakerjaan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kedua, sambung Plt Bupati, dalam tata pemerintahan, seni pemerintahan itu bergantung pada effort daripada kinerja. Dalam konteks pelayanan, frontliner yang terdepan yaitu para Customer Service, hendaknya mereka yang betul-betul mengerti persoalan pelayanan tersebut, betul-betul paham lalu lintas pelayanan.

Baca juga:  Mantapkan Diri Sebagai Kawasan Food Estate Nasional, Juarsah Ajak Camat dan Kades Belajar ke Cianjur

“Oleh karena itu, maksud saya dalam pasca soft launching ini, artinya beroperasionalnya mulai, di sana kita harus memperkuat sendi-sendi front liner, apakah itu pengetahuannya, ketulusannya, bahkan juga penghasilannya. Ingat, kalau kita mau pecut orang, kita juga harus sudah memberikan sesuatu kepada mereka, memperhatikan mereka, sehingga fair enough ketika kita melakukan punishment dan reward,” imbuhnya.

Ketiga, tentunya dalam dimensi pelayanan di era masa kini, untuk menjadi yang terbaik tidak bisa berpuas diri, harus bersifat comparativeness, bersaing kompetisi.

“Untuk bisa berkompetisi dengan baik, maka kita harus bisa membuka diri dengan siapapun, termasuk dengan masyarakat. Dalam konteksi MPP, harus dibuat di setiap branch-branch pelayanan tersebut di depannya dibuat komputer kecil tingkat kepuasan, itu adalah cara kita menilai bahkan menghukum seseorang dengan sistem, bukan dengan kekerasan dan kata-kata yang kasar, namun sistem yang menghukumnya masyarakat. Ketika kita ingin memberikan reward, ternyata di branch yang ini banyak sekali gambar senyum yang dipilih, artinya dia pantas untuk kita berikan bonus, nah dengan terjadinya sistem tersebut, akan ada kompetisi di antara branch, ketika ada kompetisi, mereka akan menjadi yang terbaik,” terang Plt Bupati.

“Pada intinya, saya ingin mengatakan bahwa kehadiran kita hari ini bukan hanya untuk seremonialnya saja, tapi dengan harapan yang besar, kita ingin MPP ini betul-betul menjadi Mal Pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya. (Aal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *