oleh

Dinas Perkim Muara Enim Adakan Penyuluhan Hukum Pertanahan

MUARA ENIM, ENIMTV – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muara Enim menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum Pertanahan di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Senin (25/10/2021).

Jumlah peserta kegiatan tersebut sebanyak 60 orang yang terdiri dari Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam Kecamatan Muara Enim.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini antara lain,Kanit III Pidsus Satreskrim Polres Muara Enim Edward Habibi, Kabag Hukum Setda Kab. Muara Enim Ratna Puri Prapawati, Kasi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kab. Muara Enim Dinda Nuryadin, dan Kasi Pengendalian & Penanganan Sengketa Kantor Pertanahan Kab. Muara Enim.

Baca juga:  Pemkab. Muara Enim Siap Bekerja Sama dengan Kementerian ESDM Tertibkan Tambang Ilegal

Kegiatan dibuka oleh Bupati Muara Enim yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muara Enim H. Riswandar, S.H., M.H.

Kepala Dinas Perkim Muara Enim Ir. H. A. Yani Heriyanto, M.M. mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan aparatur pemerintahan, khususnya kebijakan-kebijakan di bidang pertanahan.

Baca juga:  Jalani Tes Urine, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Muara Enim Negatif dari Narkoba

“Hampir tiap tahun kita melakukan sosialisasi penyuluhan ini,” kata Yani saat diwawancara¬†Enimtv.com, Senin (25/10).

Yani berharap dengan adanya penyuluhan hukum pertanahan ini, para peserta nantinya bisa mengetahui sejauh mana hukum pertanahan yang harus dilakukan dan disosialisasikan.

“Akhirnya, pada saat di lapangan mereka mengetahui apa yang harus mereka lakukan terhadap pertanahan yang ada di Kabupaten Muara Enim, Harapan kita jangan ada terjadi sengketa-sengketa ataupun konflik-konflik terhadap pertanahan yang ada di Kabupaten Muara Enim,” ujarnya.

Baca juga:  Program Konektivitas Tol Laut Diminati Para Pengusaha Muda di Papua

Selain itu, jelas Yani, dengan diberikannya penyuluhan terhadap aparatur pemerintah desa dan kelurahan ini, diharapkan nantinya dapat menarik investor.

“Jadi mereka (investor) tidak terganggu dengan adanya lahan-lahan yang kira-kira bersengketa, jadi mereka paham apa yang akan mereka investasikan di tanah Kabupaten Muara Enim, tidak ada gangguan apapun,” pungkasnya. (Aal)

Selengkapnya ———- Simak video

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *