oleh

Mantan Kades P. Panggung Mengakui Tanah Di Antaran Padang Rigis Hak Milik Tunggu Tubang H.Mahmud

SDL, ENIMTV – Mantan PLH kades Pulau Panggung SDL Rison. SIP, mengakui bahwasanya tanah di ataran Padang Rigis Batu Puyang adalah milik Tunggu Tubang H Mahmud bin Jage, bahkan ia sudah pernah menerbitkan Surat Pernyataan Pengakuan Hak (SPPH) yang di tanda tangani nya pada tahun 2018.

Namun surat tersebut ia tarik kembali untuk di revisi penyelesaian sengketa batas wilayah.

“Semua tokoh masyarakat Pulau Panggung juga tahu, kalo tanah tersebut milik H Mahmud, bahkan saya yang menyarankan untuk membuat surat SPPH kepada Tunggu Tubang, keturunannya Alm Husin. Namun karena ada sengketa masalah batas, maka kami pada waktu itu sedang berupaya merevisinya” Ujar Rison saat di jumpai oleh enimtv.com di rumahnya Selasa. (9/2/2021).

Baca juga:  Sambut Pengoperasian Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor, Angkasa Pura I Gelar Kegiatan Doa Bersama 2.000 Anak Yatim

Lebih lanjut Rison menjelaskan, namun belum sempat selesai upaya penyelesaian batas wilayah, H Husin meninggal dunia pada Juni 2020 lalu.
Padahal menurut keterangan anaknya H Husin, Usmawati menerangkan bahwa Usaha untuk mendapat SPPH tersebut rencananya akan dilanjutkan sampai ke Sertifikat Hak Milik oleh Alm Husin melalui Sertifikasi Program PRONA.

Usaha tersebut adalah upaya langkah  untuk menjaga seluruh aset Tunggu Tubang di ataran Padang Rigis,

“Kalau tanah itu berkurang, apa yang akan saya ceritakan kepada anak cucu Keturunan H Mahmud yang berada di perantauan (Lampung, Jambi, Palembang, Jakarta) ketika pulang kedusun laman kelak” Ujar Usmawati menirukan ucapan ayahnya Alm Husin didampingi oleh ibunya Siti Suryama kepada enimtv.com.

Baca juga:  Herman Deru Tandatangani Surat Penugasan Plt. Bupati Muara Enim

Mantan Kades Pulau Panggung SDL Rison.Sip sendiri di tanya oleh awak media enimtv.com, apakah kenal dengan Sawawi dan Yulizar.?, “Saya tidak kenal Yulizar, namun Sawawi berdasarkan informasi yang saya dengar pengakuan dari masyarakat hanya pernah menumpang bercocok tanam di Ataran Padang Rigis, sedangkan ia warga Pajar Bulan” jelasnya

“Urus lah secepat mungkin, jika suatu saat sampai ke penegak hukum kepolisian maupun pengadilan, maka saya siap bersaksi” Tegas Rison.Sip

Seluruh keluarga Alm H.Mahmud, yaitu Endi Mahendri Kunda anak dari Don Syarnubi (Cucu H Mahmud yang tertua) beserta Anak dari Alm Husin (Usmawati), meminta agar kepala desa pulau panggung yang saat ini menjabat Maman Bagus Purba, bisa segera menyelesaikan konflik dengan Yulizar yang mengaku ngaku sebagai pemilik dan merampas tanah Tunggu Tubang di ataran Padang Rigis Batu Puyang.

Baca juga:  Update 1 Juli 2020: Persentase Kesembuhan Pasien COVID-19 di 13 Provinsi Lampaui Rata-Rata Global

“Kami berharap kepada kades Pulau Panggung Maman, agar bisa menyelesaikan konflik dengan Yulizar. Dan segera menerbitkan SPPH yang baru atas nama anak cucu keturunan H.Mahmud, jika tingkat mediasi di kepala desa tak kunjung selesai, maka kami akan melaporkan masalah ini ke Polisi”.

“Menurut analisa kami, kuat dugaan Yulizar ini banyak memanipulasi dengan merekayasa surat tanah, setelah di Polisi nanti akan terbongkar siapa saja dalang dan semua pihak yang terlibat dalam aksinya” Imbuhnya (Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *