oleh

Pascagempa M 6,2 Sulbar, Kondisi Mamuju dan Majene Berangsur Pulih

JAKARTA, ENIMTV – Kondisi Kabupaten Mamuju dan Majane sudah berangsur pulih dari hari-hari sebelumnya pascagempa yang mengguncang Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berkekuatan magnitudo (M) 6,2 pada 15 Januari 2021 lalu.

Hal itu disampaikan Kasrem Kolonel Yusuf Sampetoding yang mewakili Danrem 147 sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) Penanggulangan Bencana.

“Berdasarkan dengan pendataan yang sudah dibuat oleh Dansatgas, beberapa fasilitas publik yang ada sudah mulai berfungsi kembali, keadaan sudah mulai berangsur membaik,” ujar Yusuf dalam Konferensi Pers Penanganan Bencana Pasca Gempa M 6,2 Sulawesi Barat, Rabu (20/1).

Baca juga:  Atap SDN di Pasuruan Ambruk, 2 Orang Meninggal

Yusuf menuturkan bahwa berdasarkan pemantauan di lapangan, beberapa toko sudah kembali dibuka dan mendapatkan penjagaan kepolisian.

“Beberapa toko sudah kembali buka dengan pengawasan ketat kepolisian. Kami berharap perekonomian di Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Mamuju maupun Majene bisa berangsur pulih, sehingga mayarakat bisa hidup dengan normal kembali,” tuturnya.

Berdasarkan data yang diperoleh pada Rabu (20/1), Dansatgas memperoleh 318 titik pengungsian, di mana 299 berada di Kabupaten Mamuju dan 17 titik di Kabupaten Majene.

“Kami memperoleh data berupa 318 titik pengungsian, di mana 299 berada di Mamuju dan 17 titik di Majene. Untuk di Mamuju masih terus berlangsung pendataannya, sedangkan di Majene sudah lengkap semua,” jelas Yusuf.

Baca juga:  BNPB dan Komisi VIII DPR RI Tinjau Longsor Sumedang

“Harapan kita mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa terdata,” lanjutnya.

Personil yang dikerahkan dalam penanganan bencana gempa bumi di Sulawesi Barat, antara lain personil TNI berjumlah 1.561 orang, Polri 744 orang, bahasa anak 100 orang, BPBD 100 orang, serta relawan kurang lebih 850 orang.

Pendistribusian bantuan juga terus mengalir di beberapa instalasi penampungan yang di kirim melalui pesawat udara, perjalanan darat maupun kapal laut.

Baca juga:  Presiden Ajak Masyarakat untuk Panjatkan Doa dan Tetap Optimistis Hadapi Pandemi

Selain itu, Dansatgas juga mendapat bantuan berupa alat berat yang sudah tersebar di semua titik kerusakan untuk mendukung kegiatan-kegiatan pembersihan di sekitar runtuhan bangunan. Yusuf berharap dalam waktu dekat reruntuhan bisa bersih seluruhnya.

“Dengan adanya dukungan bantuan alat berat, kami berharap dalam waktu tidak lama lagi reruntuhan bisa bersih seluruhnya sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktifitas normal,” tutupnya. (*)

Sumber: PusdatinKK BNPB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *