JAKARTA, ENIMTV – Belajar dari pengalaman pemilu-pemilu yang terdahulu, di mana banyak terjadinya hoax, hate speech, dan black campaign, Polri akan meningkatkan patroli siber untuk mencegah peredaran hoax dan kampanye hitam selama pilkada berlangsung, mengingat tahapan demi tahapan Pilkada 2020 sudah dimulai.
Hal itu dikatakan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam keterangannya, Jumat (11/9/2020).
Dilansir dari laman Divisi Humas Polri, Awi mengatakan Pilkada 2020 ini akan berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Sebab, Pilkada 2020 berlangsung di tengah Pandemi Covid-19. Menurutnya, akan banyak kampanye Pilkada yang dilakukan melalui media sosial.
“Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini kita ketahui teknologi informasi dijadikan media untuk kampanye,” ujarnya.
Peningkatan patroli Siber tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri terkait pilkada pada 7 September kemarin.
Oleh karena itu, jajaran Polri juga diminta melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan KPU, Bawaslu, TNI, dan stakeholder pilkada lainnya, untuk mengupayakan pilkada berjalan aman, sejuk, dan aman dari COVID-19. (*)








