WASHINGTON DC, ENIMTV- Peristiwa penembakan maut di sebuah sekolah dasar menewaskan 21 orang yang terdiri atas 18 anak-anak dan 3 orang dewasa.
Kejadian nahas ini diketahui terjadi di Robb Elementary School, Texas, Amerika Serikat (AS), Selasa (24/5/2022) waktu setempat.
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, merasa sedih dan marah atas terjadinya penembakan tersebut.
“Kita harus bertindak,” tegas Biden dalam pidatonya menanggapi penembakan ini dilansir Associated Press, Rabu (25/5/2022).
Biden menyampaikan itu setelah AS bertahun-tahun gagal meloloskan aturan hukum baru yang membatasi kepemilikan senjata api.
“Kapan atas nama Tuhan kita akan melawan lobi senjata?” tanya Biden dalam pidato di Gedung Putih sesaat usai kembali dari kunjungan kerja selama lima hari ke kawasan Asia Timur.
Bersama Ibu Negara Jill Biden di Roosevelt Room Gedung Putih, Biden menegaskan, “Sudah waktunya kita mengubah rasa sakit menjadi tindakan.”
“Kehilangan seorang anak seperti sepotong jiwa Anda direnggut. Ada kehampaan dalam dada Anda. Anda merasa seperti tersedot ke dalamnya dan tidak akan pernah bisa keluar,” ucap Biden.
Pelaku penembakan yang disebut masih berusia 18 tahun tewas ditembak polisi setempat. (*)
Sumber: Rakyatku.com








