oleh

Kena OTT KPK, Gubernur Maluku Utara Terjerat Dugaan Kasus Jual Beli Jabatan

JAKARTA, ENIMTV – Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Abdul Gani beserta sejumlah pejabat lainnya yang terkait telah diamankan KPK terkait dugaan kasus jual-beli jabatan.

Kegiatan OTT tersebut dilakukan pada Senin (18/12/2023), di Maluku Utara dan Jakarta.

“Di antaranya benar Gubernur Maluku Utara dan beberapa pejabat lainnya serta pihak swasta,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (19/11/2023).

Sebelumnya, KPK mengatakan, OTT itu terkait kasus dugaan korupsi jual-beli jabatan hingga pengadaan barang dan jasa.

“Diduga dalam tindak pidana korupsi lelang jabatan dan proyek pengadaan barang dan jasa,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Senin (18/12/2023).

Profil Abdul Gani Kasuba

Seperti dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, Lc telah menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara selama 2 periode. Abdul Gani tercatat pertama kali menjabat sebagai Gubernur sejak tahun 2014 sampai sekarang.

Pria kelahiran Bibinoi, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada 21 Desember 1951 ini sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara pada periode tahun 2008 hingga 2013. Abdul Gani merupakan lulusan Islamic University Madinah Fakultas Dakwah.

Baca juga:  KPK Resmi Tahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Riwayat Jabatan:

1976-1977: Sekretaris Persatuan Pelajar Mahasiswa Medinasi
1983-1990: Kepala Inspeksi Al Khairat Maluku Utara-Irian Jaya
1994-1999: Wakil Ketua Majelis Ulama Provinsi Maluku Utara
2004-2007: Anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera
2008-2013: Wakil Gubernur Maluku Utara
2014-2019: Gubernur Maluku Utara
2019-sekarang : Gubernur Maluku Utara (Periode ke-2).

Riwayat Organisasi:

Wakil Ketua Komisaris Al Khairat Maluku Utara-Irian Jaya
Ketua Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Maluku Utara
Ketua Badan Pembina Umat Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Maluku Utara

Riwayat Pendidikan:

Pendidikan Tinggi: Islamic University Madinah Fakultas Dakwah
SMA: Madrasah lanjutan Alkhairat Pusat Palu (Madrash Mualimin)
SMP: Madrasah lanjutan Alkhairat Pusat Palu Madrasah
SD: Madrasah Diniyah awaliyah (M.D.A) Alkhairat Palu.

Riwayat Pekerjaan:

Sekretaris Persatuan Pelajar Mahasiswa Medinasi 1976-1977
Kepala Inspeksi Al Khairat Maluku Utara – Irian Jaya 1983-1990
Wakil Ketua Majelis Ulama Provinsi Maluku Utara 1994-1999
Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera 2004-2007
Wakil Kepala Daerah Provinsi Maluku Utara 2008-2012.

Untuk diketahui, Abdul Gani Kasuba bukanlah kader PKS. Hal ini dikonfirmasi Wasekjen PKS Bidang Hukum dan Advokasi Zainudin Paru. “Pak Abdul Gani Kasuba bukan kader/anggota PKS,” katanya, Selasa (19/12/2023).

Baca juga:  KKP Raih Penghargaan Sebagai Badan Publik Informatif Tahun 2019

Zainudin Paru menjelaskan Abdul Gani Kasuba menjadi Gubernur Maluku Utara diusung oleh dua partai. Pihaknya, kata Zainudin Paru, tidak termasuk dalam dua partai tersebut.

“Pada Pilkada Maluku Utara tahun 2018, beliau maju sebagai calon Gubernur Maluku Utara berpasangan dengan Ir M Al Yasin Ali, diusung oleh PDIP dan PKPI,” ujarnya.

Pasangan yang diusung PKS pada Pilgub Maluku Utara 2018 adalah Muhammad Kasuba dan Majid Husen. PKS menegaskan Abdul Gani Kasuba bukan diusung oleh mereka.

Harta Abdul Gani Kasuba

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Abdul Gani tercatat memiliki harta senilai Rp 6,4 miliar. Berdasarkan LHKPN tahun 2022, Abdul Gani memiliki harta berupa tanah dan bangunan, kendaraan mobil, kas, dan setara kas.

Abdul Gani Kasuba tercatat tidak memiliki utang. Adapun harta tanah dan bangunan yang dimilikinya senilai Rp 5,380 miliar. Berikut ini rinciannya:

Tanah dan Bangunan Seluas 443 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA Ternate , hasil sendiri Rp 250.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA Ternate , hasil sendiri Rp 200.000.000
Tanah Seluas 389 m2 di KAB / KOTA Halmahera Utara, hasil sendiri Rp 90.000.000
Tanah Seluas 9016 m2 di KAB / KOTA Halmahera Selatan, hasil sendiri Rp 150.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 231 m2/210 m2 di KAB / KOTA KOTA Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 4.000.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 443 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA Ternate, hasil sendiri Rp 250.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA Ternate, hasil sendiri Rp 200.000.000
Tanah Seluas 389 m2 di KAB / KOTA Halmahera Utara, hasil sendiri Rp 90.000.000
Tanah Seluas 9016 m2 di KAB / KOTA Halmahera Selatan, hasil sendiri Rp 150.000.000.

Baca juga:  Presiden: Hasil TWK Tidak Serta-merta Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK yang Tidak Lulus Tes

Abdul Gani memiliki mobil Toyota Kijang Innova G Tahun 2012 senilai Rp 75 juta. Dia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 330 juta. Kemudian, Abdul Gani memiliki kas dan setara kas Rp 673.409.184. Jadi total harta kekayaannya Rp 6.458.409.184. (*)

Sumber: Detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *